PSPK
Dalam melakukan riset kebijakan pendidikan, peneliti tidak hanya membutuhkan data dan hasil penelitian. Peneliti juga perlu memahami berbagai regulasi yang menjadi dasar penyusunan dan pelaksanaan kebijakan, mulai dari undang-undang, peraturan pemerintah, hingga peraturan menteri dan aturan teknis lainnya.
Karena itu, akses terhadap informasi hukum dan regulasi yang akurat, lengkap, dan selalu diperbarui menjadi bagian penting dalam proses riset dan analisis kebijakan.
Untuk mendukung kebutuhan tersebut, PSPK bergabung dalam program AIlex for Good yang diselenggarakan oleh Hukumonline. Melalui program ini, PSPK menjadi salah satu dari 23 organisasi masyarakat sipil, lembaga riset, pusat studi, dan organisasi profesi yang memperoleh akses ke AIlex, perangkat kecerdasan artifisial yang dikembangkan Hukumonline untuk mendukung riset dan penelusuran informasi hukum.

Kegiatan onboarding 23 organisasi yang memperoleh akses ke AIlex (Rabu, 3 Juni 2026)
Bagi PSPK, salah satu manfaat utama dari AIlex adalah kemudahan dalam mengakses regulasi yang tersusun secara sistematis dan terus diperbarui. Ketersediaan informasi yang terstruktur membantu peneliti menemukan regulasi yang relevan, mengikuti perkembangan kebijakan terbaru, serta memahami keterkaitan antara berbagai aturan yang memengaruhi sektor pendidikan.
Dalam proses riset, peneliti sering kali perlu menelusuri berbagai regulasi yang saling berkaitan. Proses tersebut dapat memakan waktu ketika dokumen harus dicari dari berbagai sumber yang berbeda. Dengan adanya akses terhadap informasi yang lebih terintegrasi, proses pencarian menjadi lebih efisien sehingga peneliti dapat lebih fokus pada analisis dan penyusunan rekomendasi kebijakan.
Ke depan, PSPK juga akan memanfaatkan AIlex untuk mendukung riset regulasi yang menjadi bagian dari analisis kebijakan. Teknologi ini diharapkan dapat membantu proses pencarian dan identifikasi regulasi yang relevan secara lebih cepat sehingga dapat mendukung pengambilan keputusan yang berbasis bukti.
Direktur Eksekutif PSPK, Nisa Felicia, menyampaikan bahwa akses terhadap regulasi yang lengkap dan selalu diperbarui merupakan kebutuhan penting dalam kerja-kerja riset kebijakan pendidikan.
“Satu langkah penting dalam analisis kebijakan adalah melihat apakah secara sistematis regulasi-regulasi yang ada sudah konsisten berpihak kepada anak. . AIlex akan sangat membantu PSPK dalam melakukan analisis tersebut sehingga harapannya hasilnya dapat lebih berdampak, dan PSPK dapat semakin efektif mendorong rekomendasi kebijakan pendidikan yang berpijak pada bukti.,” ujarnya.
Bagi PSPK, teknologi bukanlah pengganti peran peneliti. Teknologi merupakan alat yang dapat membantu mempercepat proses pencarian informasi dan memperkuat proses riset, sehingga peneliti memiliki lebih banyak waktu untuk melakukan analisis yang mendalam dan menghasilkan rekomendasi kebijakan yang berkualitas.
Melalui kolaborasi ini, PSPK berharap dapat terus memperkuat kualitas riset dan analisis kebijakan pendidikan. Dengan dukungan akses terhadap informasi regulasi yang lebih baik serta pemanfaatan teknologi secara bertanggung jawab, PSPK dapat menghasilkan rekomendasi dan advokasi kebijakan yang semakin relevan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.
Kolaborasi ini juga sejalan dengan tujuan adanya AIlex for Good untuk memperluas akses terhadap teknologi dan sumber pengetahuan bagi organisasi yang bergerak di bidang pendidikan, riset, dan pelayanan publik. Melalui kolaborasi ini, diharapkan pemanfaatan teknologi dapat mendukung lahirnya kebijakan yang lebih responsif dan berdampak bagi masyarakat.